Di dunia digital sekarang, kita sering melihat ilustrasi yang “aneh”, nggak proporsional, atau kadang absurd—tapi entah kenapa, justru lebih cepat viral dibanding ilustrasi yang rapi dan realistis. Fenomena ini bikin banyak desainer bertanya-tanya: “kenapa orang lebih suka yang aneh daripada yang bagus?”
Jawabannya ternyata ada di psikologi manusia dan perilaku online.
Ilustrasi Aneh Menarik Perhatian
Otak manusia punya kecenderungan untuk memperhatikan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Ilustrasi yang aneh menonjol karena:
-
bentuknya tidak biasa
-
ekspresi karakter terlalu ekstrem
-
perspektif yang tidak realistis
Hal-hal ini membuat mata kita langsung tertuju ke ilustrasi tersebut. Dalam feed media sosial yang padat, menarik perhatian itu setengah dari kemenangan.
Humor dan Kejutan Bikin Orang Ingin Share
Ilustrasi aneh biasanya:
-
bikin orang tersenyum atau tertawa
-
memicu rasa penasaran
-
kadang absurd sampai nggak masuk akal
Efeknya, orang merasa ingin share ke teman-temannya, karena ada unsur humor atau kejutan. Ilustrasi yang terlalu “perfect” justru kurang memancing reaksi emosional.
Relatabilitas di Balik Keganjilan
Meski terlihat aneh, banyak ilustrasi viral tetap relate dengan pengalaman atau perasaan audiens.
Contohnya: karakter dengan proporsi lucu yang terlalu besar atau kecil bisa mewakili perasaan canggung atau overthinking sehari-hari. Orang melihatnya dan bilang, “ya ampun, ini aku banget”.
Jadi, “aneh” di sini bukan sekadar acak, tapi mewakili sesuatu yang manusiawi.
Konsistensi Gaya Aneh Itu Kunci
Ilustrasi aneh bisa cepat viral, tapi kalau ingin membangun personal branding, perlu konsistensi.
-
style garis
-
palette warna
-
ekspresi karakter
Kalau konsisten, orang mulai mengenali ilustrasi hanya dari gaya, meskipun mereka belum lihat namanya. Inilah yang bikin ilustrasi aneh sekaligus berkesan.
Tidak Semua Aneh Itu Viral
Penting dicatat: tidak semua ilustrasi aneh akan viral. Ada beberapa faktor pendukung:
-
konteks postingan
-
timing
-
relevansi dengan audiens
-
elemen humor atau kejutan
Ilustrasi yang aneh tapi tidak bisa “connect” dengan audiens biasanya cuma terlihat aneh saja, bukan lucu atau menarik.
Kesimpulan
Ilustrasi yang aneh bisa lebih lucu dan viral karena:
-
Menarik perhatian di feed yang padat
-
Memancing reaksi emosional (humor, kejutan)
-
Mewakili perasaan audiens dengan cara yang unik
-
Kalau konsisten, membangun personal branding
Desain yang terlalu rapi dan realistis memang terlihat profesional, tapi sering kali tidak meninggalkan kesan. Kadang, sedikit keganjilan adalah rahasia supaya ilustrasi diingat, dibicarakan, dan dibagikan.
baca artikel sebelumnya:
Kenapa Brand yang Tidak Estetik Justru Lebih Diingat by Fitria Ramadani





