Bagus Dilihat, Tapi Tidak Enak Dipakai
Pernah lihat desain di internet (kayak Dribbble) yang:
- super aesthetic
- warna keren
- layout unik
Tapi kalau dipikir:
👉 “ini kalau dipakai ribet nggak ya?”
Nah, ini masalah yang sering banget terjadi.
Desain terlihat bagus…
tapi tidak benar-benar usable.
1. Terlalu Fokus ke Visual
Desain seperti ini biasanya dibuat untuk:
👉 dilihat, bukan digunakan
Makanya:
- efek banyak
- layout unik
- warna mencolok
Tapi:
👉 tidak memikirkan user experience
2. Tidak Memikirkan Flow Pengguna
Desain bagus belum tentu mudah digunakan.
Kalau flow tidak jelas:
- user bingung
- user harus mikir
- user cepat keluar
Padahal desain yang baik harus:
👉 mengarahkan user secara natural
3. Terlalu Banyak Eksperimen
Eksperimen itu bagus.
Tapi kalau berlebihan:
- user tidak familiar
- butuh waktu adaptasi
- terasa aneh
Ingat:
👉 user lebih suka yang familiar daripada unik tapi membingungkan
4. Tidak Realistis untuk Development
Beberapa desain:
- terlalu kompleks
- sulit diimplementasikan
- butuh effort besar
Akhirnya:
👉 tidak dipakai di produk nyata
Desain yang bagus harus:
👉 bisa direalisasikan
5. Tidak Memikirkan Responsiveness
Desain terlihat bagus di satu layar…
Tapi:
- bagaimana di mobile?
- bagaimana di tablet?
Kalau tidak dipikirkan:
👉 desain jadi tidak usable
6. Mengabaikan Aksesibilitas
Contoh:
- warna terlalu kontras rendah
- teks kecil
- sulit dibaca
Secara visual mungkin bagus…
tapi tidak ramah untuk semua user.
7. Tidak Ada Tujuan Jelas
Desain yang hanya fokus ke visual biasanya:
👉 tidak punya tujuan
Padahal desain harus menjawab:
- user mau ngapain?
- apa yang harus mereka lakukan?
Kesimpulan
Desain yang bagus bukan hanya yang:
👉 enak dilihat
Tapi juga:
👉 enak digunakan
Banyak desain terlihat keren di internet karena fokus ke visual saja.
Tapi di dunia nyata, yang penting adalah:
- usability
- flow
- kenyamanan user
Jadi kalau kamu ingin jadi desainer yang benar-benar bagus:
👉 jangan cuma kejar aesthetic
👉 tapi juga pengalaman pengguna
baca artikel sebelumnya:
Cara Melatih Sense Desain agar Lebih Peka dan Tidak Asal “Feeling” Saat Mendesain





