More
    HomeARTIKEL PERSONAL BRANDINGBercerita Lewat Papan: Cara Membangun Storytelling yang Kuat di Setiap Video Part...

    Bercerita Lewat Papan: Cara Membangun Storytelling yang Kuat di Setiap Video Part Anda

    Ada satu kesalahan umum yang sering dilakukan skater saat mulai serius membangun nama.

    Mereka berpikir:

    “Kalau triknya gila, orang pasti nonton.”

    Padahal kenyataannya:

    • Banyak trik gila dilupakan

    • Banyak video teknis terasa kosong

    • Banyak skater jago tidak pernah benar-benar diingat

    Karena yang diingat orang bukan cuma apa yang Anda lakukan,
    tapi cerita di baliknya.

    Dan skateboard — sejak awal — adalah media bercerita.


    Video Part Bukan Etalase Trik, Tapi Fragmen Kehidupan

    Video part terbaik jarang terasa seperti:

    • Kumpulan trik acak

    • Pamer skill mentah

    • Ajang pembuktian ego

    Video part yang kuat terasa seperti:

    • Perjalanan

    • Proses

    • Potongan hidup seseorang di atas papan

    Bahkan jika penonton tidak paham trik sepenuhnya,
    mereka merasakan sesuatu.

    Dan rasa itulah yang membangun personal branding.


    Storytelling Skateboard Itu Sederhana (Tapi Dalam)

    Storytelling dalam skateboard bukan narasi verbal.
    Ia hadir lewat keputusan-keputusan kecil:

    • Spot yang dipilih

    • Waktu skating (pagi, malam, hujan, sepi)

    • Cara masuk frame

    • Cara gagal dan bangkit

    • Cara Anda mengakhiri part

    Semua itu berbicara.

    Dan kamera hanya merekam kejujuran.


    Kesalahan Fatal: Terlalu Fokus “Keren”, Lupa “Nyata”

    Banyak skater membuat video dengan mindset:

    • Harus cinematic

    • Harus aesthetic

    • Harus kelihatan pro

    Akibatnya:

    • Gerakan terasa kaku

    • Editing terasa dipaksakan

    • Emosi hilang

    Padahal penonton skateboard lebih peka daripada yang kita kira.

    Mereka tahu mana yang dibuat-buat,
    dan mana yang lahir dari proses nyata.


    Cara Membangun Storytelling yang Konsisten

    1. Tentukan “Nada” Diri Anda

    Tanyakan:

    • Apakah Anda skater jalanan yang raw?

    • Skater teknikal yang rapi?

    • Skater santai yang konsisten?

    Jangan campur semuanya.
    Cerita yang kuat punya satu nada utama.


    2. Biarkan Proses Masuk ke Frame

    Tidak semua video harus:

    • Clean

    • Sempurna

    • Tanpa jatuh

    Justru:

    • Miss

    • Slam

    • Keheningan sebelum berhasil

    itulah yang membuat penonton percaya.


    3. Jangan Takut Video Terasa “Sepi”

    Tidak semua video butuh:

    • Musik keras

    • Cut cepat

    • Visual ramai

    Kadang satu spot, satu angle, satu trik
    sudah cukup kalau ceritanya jujur.


    Storytelling Membuat Anda Diingat, Bukan Sekadar Di-like

    Like itu cepat.
    Follower itu fluktuatif.

    Tapi cerita:

    • Menempel

    • Diingat

    • Dibicarakan

    Brand, komunitas, bahkan sesama skater
    lebih tertarik pada siapa Anda,
    bukan sekadar apa yang Anda bisa.


    Penutup: Biarkan Papan Anda Bicara

    Anda tidak perlu menjelaskan diri Anda di caption panjang.
    Tidak perlu terlihat “bermakna”.

    Cukup:

    • Naik papan

    • Rekam dengan jujur

    • Susun dengan niat

    Karena skateboard selalu punya satu kelebihan:
    ia tidak bisa berbohong.

    Dan cerita yang jujur
    selalu menemukan penontonnya sendiri.

    Verell Alie
    Verell Aliehttps://pkl.web.id
    Nama saya Verel Keefi Alie, seseorang yang memiliki ketertarikan besar pada dunia wirausaha, skateboard, muaythai, puisi, kesehatan mental, digital marketing, media sosial, serta kegiatan sosial. Saya dikenal sebagai pribadi yang ceria, tegas, dan penyayang, dengan semangat untuk terus berkembang, mengekspresikan diri lewat karya dan olahraga, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar melalui kreativitas dan kepedulian sosial.

    Must Read

    spot_img