“Aku Nggak Jago Gambar, Bisa Bikin Desain Bagus Nggak?”
Jawabannya:
bisa banget.
Banyak pemula merasa desain bagus itu harus:
- jago ilustrasi
- jago gambar
- punya skill dewa
Padahal di UI/UX:
yang penting bukan gambar, tapi penyusunan visual
1. Gunakan Layout yang Rapi Dulu
Desain yang menarik itu bukan yang paling unik,
tapi yang paling rapi dan enak dilihat.
Mulai dari:
- alignment yang jelas
- grid yang konsisten
- posisi elemen yang teratur
Kalau layout sudah rapi:
👉 desain langsung naik level
2. Manfaatkan White Space
Banyak pemula takut kosong.
Akhirnya:
👉 semua diisi
Padahal white space itu penting untuk:
- memberi ruang
- membuat desain lebih lega
- membantu fokus user
Desain yang “bernapas” terasa lebih profesional.
3. Gunakan Warna Secukupnya
Tidak perlu banyak warna.
Cukup:
- 1 warna utama
- 1 warna aksen
- sisanya netral
Semakin simpel warna:
👉 semakin clean hasilnya
4. Pilih Font yang Tepat
Tidak perlu banyak font.
Cukup:
- 1–2 jenis font
- dengan variasi ukuran & weight
Typography yang rapi bisa bikin desain:
👉 terlihat jauh lebih profesional
5. Gunakan Komponen Siap Pakai
Kamu tidak harus bikin semuanya dari nol.
Bisa pakai:
- UI kit
- design system
- komponen reusable
Ini membantu:
👉 lebih cepat & konsisten
6. Tambahkan Detail Kecil
Hal kecil yang bikin beda:
- shadow halus
- border tipis
- hover effect
- spacing rapi
Detail kecil ini bikin desain:
👉 terasa “niat”
7. Gunakan Referensi Desain
Jangan desain dari kosong.
Ambil referensi dari:
- aplikasi populer
- website modern
Lalu:
👉 adaptasi, bukan meniru
Kesimpulan
Desain UI yang menarik tidak harus:
- ribet
- penuh ilustrasi
- atau skill tinggi
Yang penting:
- rapi
- konsisten
- punya hierarchy
- dan enak dilihat
Dengan teknik sederhana, kamu sudah bisa bikin desain yang terlihat profesional.
baca artikel sebelumnya:


