Kenapa Ada Desain yang Terlihat “Mahal”?
Pernah lihat aplikasi atau website yang langsung terasa “premium” saat pertama dibuka?
Padahal kalau diperhatikan, elemennya tidak terlalu banyak.
Tidak ramai. Tidak ribet.
Tapi tetap terasa beda.
Itulah yang sering disebut desain “mahal”.
Menariknya, desain seperti ini bukan karena efek yang rumit, tapi karena detail kecil yang diperhatikan dengan baik.
Dan kabar baiknya: kamu juga bisa membuatnya tanpa effort berlebihan.
1. Gunakan Warna yang Lebih Kalem
Desain mahal biasanya tidak menggunakan warna yang terlalu mencolok.
Ciri-cirinya:
- warna lebih soft
- tidak terlalu kontras berlebihan
- terlihat nyaman di mata
Contoh:
- gunakan abu-abu daripada hitam pekat
- gunakan warna pastel atau tone yang lebih halus
- hindari terlalu banyak warna dalam satu layar
Warna yang kalem memberi kesan elegan dan profesional.
2. Maksimalkan White Space
Banyak orang takut desain terlihat kosong.
Padahal justru white space (ruang kosong) adalah salah satu ciri desain premium.
Manfaat white space:
- membuat desain lebih “bernapas”
- meningkatkan fokus pengguna
- terlihat lebih clean
Desain mahal biasanya tidak penuh.
Justru memberi ruang agar setiap elemen terlihat jelas.
3. Gunakan Typography yang Simpel Tapi Rapi
Font juga sangat berpengaruh.
Desain yang terlihat mahal biasanya:
- menggunakan font sederhana
- tidak terlalu banyak variasi
- memiliki hierarki yang jelas
Tips:
- gunakan maksimal 2 font
- perhatikan jarak antar huruf dan baris
- jangan semua teks dibuat besar
Typography yang rapi bisa langsung meningkatkan kualitas desain.
4. Perhatikan Alignment
Hal kecil yang sering diabaikan: alignment.
Kalau elemen tidak sejajar:
- desain terasa berantakan
- terlihat kurang profesional
Sebaliknya, alignment yang rapi membuat:
- desain terlihat clean
- lebih enak dilihat
- terasa lebih “niat”
Gunakan grid atau guideline agar posisi elemen konsisten.
5. Gunakan Shadow Secara Halus
Shadow bisa membuat desain terlihat lebih hidup dan premium.
Tapi kuncinya: jangan berlebihan.
Gunakan shadow yang:
- tipis
- lembut
- tidak terlalu gelap
Shadow yang halus memberi kesan depth tanpa merusak tampilan clean.
6. Kurangi Elemen yang Tidak Perlu
Desain mahal itu bukan soal menambahkan, tapi mengurangi.
Coba lihat desain kamu dan tanyakan:
- apakah semua elemen ini penting?
- apakah ada yang bisa dihapus?
Semakin sederhana desain, biasanya semakin terasa premium.
7. Gunakan Konsistensi
Konsistensi adalah kunci.
Pastikan:
- warna digunakan dengan pola yang sama
- ukuran font konsisten
- bentuk tombol seragam
- spacing tidak berubah-ubah
Desain yang konsisten akan terasa lebih profesional tanpa harus effort besar.
Kesimpulan
Membuat desain UI terlihat mahal tidak harus sulit atau rumit.
Justru dengan:
- warna yang sederhana
- white space yang cukup
- typography yang rapi
- alignment yang konsisten
kamu sudah bisa meningkatkan kualitas desain secara signifikan.
Desain yang terlihat premium bukan tentang banyaknya elemen, tapi tentang bagaimana kamu mengatur hal-hal kecil dengan tepat.
baca artikel sebelumnya:
Cara Cepat Meningkatkan Kualitas Desain Tanpa Harus Mulai dari Nol by Fitria Ramadani




