Contoh UI/UX Design yang Baik dan User Friendly by Fitria Ramadani

0
8

Kalau ngomongin UI/UX design, banyak orang masih fokus ke tampilan yang keren. Padahal, desain yang baik itu bukan cuma soal visual, tapi juga soal kenyamanan pengguna saat memakai sebuah aplikasi atau website. Desain bisa terlihat sederhana, tapi kalau mudah dipakai dan nggak bikin bingung, itu justru nilai plus.

UI/UX design yang user friendly biasanya terasa “mengalir”. Pengguna nggak perlu mikir keras untuk memahami cara kerja aplikasi, karena semuanya sudah terasa jelas sejak pertama kali dibuka.

Tampilan Sederhana tapi Jelas

Contoh UI/UX design yang baik biasanya punya tampilan yang sederhana. Elemen-elemen penting seperti tombol, menu, dan informasi utama mudah ditemukan. Pengguna nggak perlu scroll berlebihan atau menebak-nebak harus klik di mana.

Desain yang terlalu ramai justru sering bikin pengguna cepat lelah dan akhirnya keluar dari aplikasi atau website.

Navigasi Mudah Dipahami

Navigasi adalah salah satu kunci utama UX yang baik. Website atau aplikasi yang user friendly biasanya punya menu yang jelas dan konsisten. Nama menu mudah dimengerti dan posisinya nggak berubah-ubah.

Dengan navigasi yang rapi, pengguna bisa berpindah halaman dengan nyaman tanpa merasa tersesat.

Warna dan Tipografi yang Nyaman

UI/UX design yang baik juga memperhatikan pemilihan warna dan font. Warna digunakan secukupnya, tidak terlalu mencolok, dan tetap enak dilihat. Begitu juga dengan tipografi, ukuran teks harus mudah dibaca di berbagai perangkat.

Desain yang nyaman secara visual akan membuat pengguna betah berlama-lama.

Responsif di Berbagai Perangkat

Saat ini, pengguna tidak hanya mengakses website lewat laptop, tapi juga lewat smartphone dan tablet. Contoh UI/UX design yang baik selalu responsif dan menyesuaikan tampilan dengan ukuran layar.

Tombol tetap mudah ditekan, teks tidak terlalu kecil, dan layout tetap rapi meskipun dibuka di layar kecil.

Feedback yang Jelas ke Pengguna

UI/UX yang user friendly selalu memberi feedback. Misalnya, saat pengguna menekan tombol, muncul perubahan warna, animasi kecil, atau pesan tertentu. Hal sederhana ini bikin pengguna merasa yakin bahwa aksi mereka berhasil.

Tanpa feedback, pengguna bisa ragu apakah sistem sedang memproses atau malah error.

Fokus pada Kebutuhan Pengguna

Desain yang baik selalu dibuat berdasarkan kebutuhan pengguna, bukan hanya keinginan desainer. Fitur yang ditampilkan benar-benar dibutuhkan dan tidak berlebihan.

Semakin sedikit langkah yang harus dilakukan pengguna untuk mencapai tujuan, semakin baik kualitas UX-nya.

Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

Aplikasi seperti e-wallet, marketplace, atau media sosial yang sering digunakan biasanya punya UI/UX yang user friendly. Prosesnya simpel, tampilannya rapi, dan mudah dipahami bahkan oleh pengguna baru.

Dari situ bisa dilihat bahwa UI/UX design yang baik bukan soal desain yang paling rumit, tapi desain yang paling membantu pengguna.

Penutup

Contoh UI/UX design yang baik dan user friendly selalu mengutamakan kenyamanan pengguna. Tampilan boleh sederhana, tapi harus jelas, mudah digunakan, dan konsisten. Dengan memahami prinsip ini, baik pemula maupun profesional bisa membuat desain yang lebih efektif dan disukai pengguna.