Banyak skater bilang:
“Gue nggak suka networking. Terasa fake.”
Masalahnya, di skateboard, networking bukan soal menjilat.
Ia terjadi secara alami — di atas papan, di pinggir spot, di momen jatuh dan bangkit.
Kalau kamu masih mengira networking itu:
-
Kirim DM ke brand tanpa konteks
-
Spam email sponsor
-
Pamer skill tanpa empati
…itu bukan networking. Itu noise.
Networking Skater Itu Terjadi Saat Orang Melihat Sikap, Bukan Trik
Di skateboarding, semua orang bisa melihat:
-
Cara kamu jatuh
-
Cara kamu bangun
-
Cara kamu bereaksi saat gagal
-
Cara kamu menghormati spot dan orang lain
Brand, filmer, komunitas —
mereka mengamati lebih lama dari yang kamu kira.
Sering kali relasi besar tidak dimulai dari kamera,
tapi dari obrolan santai setelah session.
Kesalahan Fatal: Terlalu Cepat “Menawarkan Diri”
Banyak skater muda buru-buru:
“Bang, gue mau disponsorin.”
Padahal brand berpikir:
“Gue bahkan belum kenal lo.”
Networking yang sehat tidak dimulai dari permintaan.
Ia dimulai dari kehadiran yang konsisten.
Hadir:
-
Datang ke event lokal
-
Support skater lain
-
Nonton video part orang lain dengan tulus
-
Bantu spot tanpa berharap dibalas
Ini bukan strategi licik.
Ini etika skateboarding.
Cara Nyata Membangun Networking di Dunia Skate
1. Jadilah “Orang yang Enak Ada di Spot”
Skill bisa diasah.
Sikap sulit dipalsukan.
Orang ingat skater yang:
-
Tidak egois
-
Tidak meremehkan
-
Tidak drama
-
Tidak cari spotlight berlebihan
Brand lebih percaya orang yang stabil
daripada yang viral tapi bermasalah.
2. Bangun Reputasi Lokal Sebelum Global
Komunitas lokal adalah fondasi.
Jika:
-
Skater lokal respect sama kamu
-
Filmer lokal nyaman kerja bareng kamu
-
Shop lokal kenal kamu sebagai orang yang konsisten
maka relasi global datang sebagai efek samping, bukan target.
3. Media Sosial = Dokumentasi, Bukan CV Pamer
Networking digital yang sehat:
-
Konsisten
-
Jujur
-
Tidak berisik
Brand tidak mencari:
“Skater paling banyak caption.”
Mereka mencari:
“Skater yang ceritanya jelas.”
Networking dengan Brand: Pahami Sudut Pandang Mereka
Brand bertanya diam-diam:
-
Apakah orang ini bisa mewakili nilai kami?
-
Apakah dia stabil jangka panjang?
-
Apakah dia membawa vibe positif ke komunitas?
Mereka tidak hanya membeli trik.
Mereka membeli kepribadian + konsistensi.
Komunitas Global Dibangun dari Jejak, Bukan Perkenalan Paksa
Banyak kolaborasi internasional terjadi karena:
-
Video dibagikan ulang
-
Nama sering muncul di konteks positif
-
Sikap konsisten dari waktu ke waktu
Bukan karena:
-
“Halo bro, gue dari Indonesia”
Tapi karena:
“Gue sering lihat lo. Cara lo main dan bersikap solid.”
Penutup: Networking Skater Itu Soal Kepercayaan, Bukan Popularitas
Popularitas cepat hilang.
Kepercayaan menetap lama.
Jika kamu fokus:
-
Menjadi skater yang jujur
-
Menjadi manusia yang konsisten
-
Menjadi bagian dari komunitas, bukan penumpang
maka networking terjadi tanpa kamu kejar.
Skateboard selalu punya cara sendiri
untuk mempertemukan orang-orang yang tepat.


