Ada trik yang kelihatannya sulit.
Ada trik yang memang sulit.
Tapi ada satu “trik” yang jauh lebih berat dari kickflip, tre flip, atau rail panjang mana pun:
menjadi diri sendiri, sepenuhnya.
Di skateboard, kepalsuan cepat terbaca.
Di skatepark, orang tidak menilai dari caption.
Mereka menilai dari cara Anda berdiri di atas papan.
Dan itulah sebabnya autentisitas adalah trik paling berat—dan paling dihargai.
Semua Skater Pernah Berpura-pura (Dan Itu Manusiawi)
Mari jujur.
Hampir semua skater pernah:
-
Meniru gaya pro favorit
-
Memakai outfit yang “lagi dianggap keren”
-
Memaksakan trik yang sebenarnya tidak cocok
Bukan karena ingin palsu.
Tapi karena ingin diakui.
Masalahnya muncul saat:
-
Anda terlalu lama hidup di gaya orang lain
-
Anda lupa mana yang benar-benar Anda nikmati
-
Skateboarding mulai terasa seperti beban, bukan pelepasan
Di titik itu, bukan skill yang menurun—
identitas Anda yang kabur.
Autentisitas Bukan Tentang “Anti Tren”
Banyak orang salah kaprah.
Autentik bukan berarti:
-
Selalu melawan arus
-
Anti tren
-
Sengaja terlihat berbeda
Autentik berarti:
Anda melakukan sesuatu karena itu nyambung dengan diri Anda, bukan karena ingin dilihat orang.
Kadang autentik justru terlihat sederhana.
Kadang terlihat membosankan.
Tapi selalu terasa jujur.
Dan kejujuran itu… terasa.
Mengapa Autentisitas Sulit di Era Sosial Media
Media sosial mempercepat satu hal: perbandingan.
Setiap hari Anda melihat:
-
Skater lain lebih jago
-
Konten lebih rapi
-
View lebih banyak
-
Sponsor lebih cepat datang
Tanpa sadar, muncul dorongan:
“Gue juga harus kayak gitu.”
Di sinilah banyak skater kehilangan arah.
Mereka:
-
Main bukan karena suka
-
Rekam bukan karena ingin dokumentasi
-
Posting bukan karena cerita, tapi strategi
Saat itu terjadi, skateboard berhenti jadi ekspresi.
Ia berubah jadi tuntutan.
Autentik Itu Berani Tidak Disukai
Ini bagian yang jarang dibahas.
Menjadi diri sendiri berarti:
-
Siap tidak cocok dengan semua orang
-
Siap tidak viral
-
Siap dianggap “aneh” atau “kurang”
Tapi justru di situlah personal branding bekerja.
Brand yang kuat tidak disukai semua orang.
Brand yang kuat diingat oleh orang yang tepat.
Dalam skateboard:
lebih baik punya 100 orang yang benar-benar connect,
daripada 10.000 yang lewat tanpa rasa.
Cara Melatih Autentisitas di Skateboarding
1. Tanyakan “Kenapa” Sebelum “Bagaimana”
Sebelum mengejar trik atau konten, tanya:
-
Kenapa gue pengen ini?
-
Ini buat gue, atau buat dilihat orang?
Jawaban jujur akan mengarahkan pilihan Anda.
2. Izinkan Diri Anda Bosan dengan Tren
Tidak semua tren harus diikuti.
Tidak semua format harus dicoba.
Jika satu gaya membuat Anda lelah,
itu tanda bukan milik Anda.
3. Dokumentasikan, Jangan Produksi Berlebihan
Autentik sering muncul saat:
-
Kamera tidak terlalu dipikirkan
-
Edit tidak berlebihan
-
Momen dibiarkan apa adanya
Biarkan skateboarding Anda bernapas.
Autentisitas = Fondasi Personal Branding Jangka Panjang
Skill bisa naik-turun.
View bisa fluktuatif.
Sponsor bisa datang dan pergi.
Tapi satu hal yang bertahan:
karakter.
Dan karakter dibangun dari:
-
Konsistensi
-
Kejujuran
-
Kesabaran menjadi diri sendiri
Skater yang autentik mungkin tidak paling cepat naik.
Tapi mereka paling lama bertahan.
Penutup: Papan Tidak Pernah Meminta Anda Berpura-pura
Skateboard tidak peduli siapa yang menonton.
Ia hanya bereaksi pada:
-
Berat badan
-
Keseimbangan
-
Niat Anda
Saat Anda jujur di atas papan,
semuanya terasa lebih ringan.
Autentisitas bukan trik yang dipelajari semalam.
Ia dibangun dari keberanian kecil, berulang-ulang.
Dan justru karena sulit,
ia paling bernilai.


