Kenapa Banyak Landing Page Terlihat Biasa Aja?
Padahal:
- sudah pakai gambar
- sudah ada teks
- sudah ada tombol
Tapi tetap terasa:
👉 membosankan
👉 tidak menarik
👉 tidak bikin orang klik
Masalahnya biasanya bukan di elemen…
tapi di cara menyusunnya.
1. Fokus di First Impression (Bagian Atas)
Bagian pertama (hero section) itu paling penting.
Harus langsung menjawab:
👉 ini tentang apa?
👉 kenapa harus peduli?
Isi yang wajib ada:
- headline jelas
- subheadline singkat
- tombol (CTA)
Contoh:
- “Belajar UI/UX dari Nol Sampai Bisa Kerja”
- tombol: “Mulai Sekarang”
2. Gunakan Hierarchy yang Jelas
Jangan semua elemen terlihat sama.
Harus ada urutan:
- judul (paling menonjol)
- deskripsi
- tombol
Gunakan:
- ukuran font berbeda
- warna aksen
- spacing
Biar user:
👉 tahu harus lihat apa dulu
3. Jangan Terlalu Banyak Informasi Sekaligus
Kesalahan umum:
👉 semua info ditaruh di atas
Akibatnya:
- user bingung
- tidak fokus
Solusinya:
- pecah jadi beberapa section
- tampilkan bertahap
4. Gunakan Visual Pendukung
Landing page tanpa visual:
👉 terasa kosong
Gunakan:
- ilustrasi
- mockup aplikasi
- gambar pendukung
Tapi ingat:
👉 jangan berlebihan
5. Gunakan CTA yang Jelas
CTA (Call To Action) harus:
- mudah dilihat
- jelas tujuannya
Contoh bagus:
- “Daftar Sekarang”
- “Coba Gratis”
Hindari:
- “Klik di sini” (tidak jelas)
6. Jaga Spacing dan Kerapihan
Ini yang sering bikin desain terlihat “murahan”.
Pastikan:
- jarak antar elemen rapi
- tidak terlalu rapat
- tidak terlalu jauh
Gunakan sistem spacing biar konsisten.
7. Gunakan Warna Secukupnya
Jangan terlalu banyak warna.
Cukup:
- 1 warna utama
- 1 warna aksen
- sisanya netral
Biar:
👉 terlihat clean & profesional
Kesimpulan
Landing page yang menarik bukan yang paling ramai…
Tapi yang:
- jelas
- fokus
- rapi
- dan punya tujuan
Kalau kamu bisa:
- bikin first impression kuat
- susun informasi dengan benar
- dan pakai CTA yang jelas
landing page kamu akan jauh lebih efektif.
baca artikel sebelumnya:


