Takeshi dan Aletheia Asuka: Cinta yang Ditempa dari Sumpah dan Takdir by Sinta Bela

0
5

Di balik kisah Naokii Veyi dan Nagi Veyi, ada pasangan yang menjadi bagian penting dari sejarah Klan Asuka, yaitu Tuan Takeshi Asuka dan Nyonya Aletheia Asuka. Keduanya tidak dipertemukan melalui cinta pada pandangan pertama, melainkan melalui sebuah arranged marriage antara Klan Asuka dan Klan Hagnē. Namun, hubungan yang awalnya hanya merupakan kewajiban keluarga perlahan berubah menjadi cinta yang benar-benar mereka pilih sendiri. Kisah mereka juga menjadi salah satu bagian penting dalam memahami bagaimana Nagi tumbuh sebagai pewaris Klan Asuka dan calon pelindung Naokii.

  • Dari Pernikahan yang Diatur Menjadi Cinta.

Takeshi dikenal sebagai pria yang dingin, tenang, disiplin, pendiam, dan protektif, sedangkan Aletheia adalah perempuan yang tenang, rendah hati, patut, disiplin, dan kuat. Pertemuan pertama mereka berlangsung secara formal ketika kedua keluarga bertemu untuk membicarakan pernikahan. Setelah melalui proses selama tiga bulan, mereka akhirnya menikah.

Takeshi adalah orang yang jatuh cinta lebih dulu. Ia tertarik pada ketenangan, kedisiplinan, dan sikap Aletheia yang tidak banyak mengeluh. Setelah sekitar enam bulan menikah, Aletheia pun menyadari bahwa ia benar-benar mencintai Takeshi. Keduanya memiliki love language acts of service, sehingga kasih sayang mereka lebih sering terlihat melalui tindakan daripada kata-kata romantis.

Namun, hubungan mereka juga memiliki luka. Takeshi pernah berselingkuh dari Aletheia, dan meskipun Aletheia memilih untuk memaafkannya, perasaannya tidak kembali sepenuhnya seperti dahulu. Takeshi tetap berusaha bersikap hangat kepadanya, tetapi kemudian menjaga jarak karena menyadari bahwa hati Aletheia sudah berubah. Dari sinilah hubungan mereka menjadi Reforged bukan kembali seperti semula, tetapi dibentuk kembali setelah melewati luka.

  • Tuan Asuka dan Nyonya Hagnē.

Takeshi merupakan kepala Klan Asuka, keluarga militer tertinggi di Kekaisaran Veyircon. Sejak kecil ia telah dipersiapkan menjadi Tuan Klan dan dikenal sangat kuat dalam pertarungan, meskipun kekuatannya masih berada di bawah Kaisar Hikaru Veyi. Dengan pedang samurai sebagai senjata khasnya, Takeshi juga menjadi general utama Hikaru.

Klan Asuka telah menjadi pelindung Keluarga Kekaisaran Veyircon selama beberapa generasi. Mereka mengutamakan disiplin, strategi, dan penguasaan pedang, selain memiliki berbagai kemampuan supernatural seperti Aerokinesis, Hidrokinesis, Atmokinesis, Nekromansi, Katoptromansi, dan Cloaking. Kesetiaan mereka kepada keluarga kekaisaran bukan sekadar kewajiban, tetapi juga telah menjadi bagian dari hubungan dan persahabatan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Sementara itu, Aletheia berasal dari Klan Hagnē, yang memiliki kemampuan Hagnē Grace untuk memurnikan racun, kutukan, energi asing, dan pengaruh negatif. Mereka juga memiliki Truth Sight, Hagnē Veil, Oath Purity, dan Hagnē Sanctum. Namun, kemampuan Klan Hagnē tetap memiliki batas: mereka tidak dapat mengendalikan, mengubah, atau membatalkan Imperial Bloodseal, karena kekuatan tersebut merupakan hak eksklusif Keluarga Veyi.

Pernikahan mereka akhirnya menyatukan dua keluarga dengan warisan yang berbeda: kekuatan militer Klan Asuka dan kekuatan pemurnian Klan Hagnē.

  • Sahabat Sang Kaisar dan Mawar Surgawi.

Hubungan Takeshi dengan Hikaru Veyi telah dimulai sejak mereka masih kecil. Mereka tumbuh bersama sebagai sahabat dan kemudian berada dalam satu generasi sebagai Kaisar dan Tuan Klan Asuka. Takeshi bahkan menjadi general utama Hikaru dan memiliki Tier III: Blood of Allegiance kepadanya.

Hubungan tersebut membuat Takeshi bukan hanya seorang bawahan yang setia, tetapi juga sahabat yang telah berdiri di sisi Hikaru sejak masa kecil. Klan Asuka sendiri telah menjadi pelindung keluarga kekaisaran selama beberapa generasi, sehingga ketika Hikaru menjadi Kaisar dan Takeshi menjadi Tuan Asuka, hubungan tersebut terasa seperti kelanjutan dari takdir keluarga mereka.

Aletheia juga memiliki hubungan dekat dengan keluarga Veyi. Ia dan Prisha Veyi berteman sejak mereka masuk ke academy bangsawan yang sama. Karena itu, hubungan antara keluarga Asuka dan Veyi tidak hanya dibangun melalui tugas dan sumpah, tetapi juga melalui persahabatan pribadi. Kedekatan tersebut menjelaskan mengapa Aletheia begitu mengkhawatirkan Prisha ketika ia melahirkan Naokii.

  • Orang Tua di Balik Sang Pelindung Naokii.

Sebagai orang tua Nagi, Takeshi lebih strict, sementara Aletheia lebih protektif dan penuh kasih sayang. Sejak kecil, Nagi telah diajarkan mengenai takdirnya sebagai pewaris Klan Asuka dan pelindung calon Permaisuri Keluarga Veyi.

Takdir tersebut menjadi semakin berarti ketika calon Permaisuri itu ternyata adalah Naokii Veyi.

Takeshi dan Aletheia telah menyadari sejak Nagi dan Naokii masih kecil bahwa hubungan mereka dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar persahabatan. Namun, Takeshi awalnya tidak mendukung kedekatan mereka karena mengetahui aturan kuno antara Klan Asuka dan Keluarga Veyi, termasuk kisah Ren Asuka dan Ai Veyi.

Sebaliknya, Aletheia tetap mendukung Nagi dan Naokii. Ia memang sempat memiliki keraguan karena mengetahui sejarah kedua keluarga, tetapi tetap percaya bahwa Nagi berhak menentukan perasaannya sendiri. Terlebih lagi, ia mengingat janji yang pernah diberikan Prisha mengenai kemungkinan cinta antara kedua anak tersebut.

Dari sinilah terlihat bahwa Nagi tidak hanya mewarisi kemampuan dan tanggung jawab Klan Asuka dari orang tuanya. Ia juga mewarisi sebuah takdir yang sudah dipersiapkan jauh sebelum dirinya memahami arti cinta.

  • Inspirasi, Fun Fact, dan Reforged.

Hubungan Takeshi dan Aletheia memiliki inspirasi dari kisah Alexander Hamilton dan Eliza/Angelica Hamilton (Schuyler).

Salah satu fun fact yang menarik adalah Alexander dan Takeshi sama-sama pernah berselingkuh dari istrinya, dan keduanya memiliki istri yang memilih untuk memaafkan mereka.

Art by Sneily :

Actor nya Alexander Hamilton (Lin-Manuel Miranda) & actornya Angelica Schuyler (Renée Elise Goldsberry) :

Namun, terdapat perbedaan penting. Aletheia memaafkan Takeshi, tetapi tidak kembali mencintainya sepenuhnya seperti dahulu. Pengampunan tidak otomatis menghapus luka atau mengembalikan perasaan ke keadaan sebelumnya. Aletheia tetap menjadi istri yang baik, tetap peduli kepada keluarganya, dan tetap menjalani kehidupannya bersama Takeshi, tetapi hubungan mereka telah berubah.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Reforged sangat cocok untuk menggambarkan hubungan mereka. Mereka bukan pasangan yang kembali menjadi seperti sebelum terluka, melainkan pasangan yang membangun kembali hubungan mereka dalam bentuk yang baru.

Takeshi, sang Tuan Klan Asuka yang dingin, tenang, disiplin, dan pendiam, memiliki sisi lembut yang hanya sedikit orang dapat lihat. Aletheia, perempuan Klan Hagnē yang tenang, rendah hati, kuat, dan penuh kasih, menjadi seseorang yang mampu melihat sisi tersebut tanpa perlu mengubah dirinya sendiri.

Mungkin itulah alasan julukan “The Oathbound Husband” begitu cocok untuk Takeshi. Ia adalah seorang suami yang terikat oleh sumpah untuk tidak mengkhianati lagi. Dan dari pasangan inilah lahir Nagi Asuka, pewaris Klan Asuka yang kelak akan berdiri di sisi Naokii Veyi.

Karena sebelum ada seorang pelindung yang bersumpah untuk berdiri di sisi sang Permaisuri, terlebih dahulu ada seorang Tuan Klan yang belajar bahwa tidak semua sumpah lahir dari kewajiban sebagian akhirnya berubah menjadi cinta.

ARTIKEL KEMARIN TENTANG ”Hikaru dan Prisha Veyi: Cinta, Rahasia, dan Warisan di Balik Sang Pewaris” : https://pkl.web.id/hikaru-dan-prisha-veyi-cinta-rahasia-dan-warisan-di-balik-sang-pewaris-by-sinta-bela/