Home ARTIKEL PERSONAL BRANDING Design System dalam UI/UX: Cara Membuat Desain Lebih Konsisten dan Mudah Dikembangkan...

Design System dalam UI/UX: Cara Membuat Desain Lebih Konsisten dan Mudah Dikembangkan by Fitria Ramadani

0
11

Kenapa Desain Sering Tidak Konsisten?

Sering terjadi:

  • tombol beda-beda style
  • warna berubah-ubah
  • font tidak seragam

Padahal dibuat oleh orang yang sama.

Masalahnya:
👉 tidak punya sistem

Di sinilah pentingnya design system.

Apa Itu Design System?

Design system adalah:
👉 kumpulan aturan dan komponen desain yang digunakan secara konsisten

Isinya biasanya:

  • warna
  • typography
  • button
  • input field
  • icon
  • spacing

Dengan design system:
👉 semua desain punya “aturan main”

1. Mulai dari Style Dasar

Langkah pertama:
tentukan dasar desain

Seperti:

  • warna utama & sekunder
  • font yang digunakan
  • ukuran teks

Ini jadi fondasi untuk semua desain.

2. Buat Komponen yang Bisa Dipakai Ulang

Contoh komponen:

  • tombol (button)
  • card
  • navbar
  • form input

Jangan buat ulang terus-menerus.

Cukup:
👉 buat sekali, pakai berkali-kali

3. Gunakan Variasi (Variant)

Satu komponen bisa punya beberapa versi.

Contoh button:

  • primary
  • secondary
  • disabled

Dengan variant:

  • lebih fleksibel
  • tetap konsisten

4. Gunakan Naming yang Jelas

Jangan asal nama.

Gunakan nama seperti:

  • Button / Primary
  • Input / Default
  • Card / Product

Ini memudahkan:
👉 saat dipakai ulang

5. Gunakan Auto Layout (di Figma)

Auto layout membantu:

  • menjaga konsistensi
  • mempermudah responsive
  • mempercepat desain

Ini fitur penting untuk design system.

6. Konsisten di Semua Halaman

Design system bukan cuma dibuat…

Tapi harus:
👉 digunakan secara konsisten

Jangan:

  • bikin sistem, tapi tidak dipakai

7. Memudahkan Kerja Tim

Dengan design system:

  • desainer lebih cepat
  • developer lebih mudah implementasi
  • tim lebih terarah

Semua pakai “bahasa desain” yang sama.

Kesimpulan

Design system membantu desain menjadi:

  • lebih rapi
  • lebih konsisten
  • lebih efisien

Bukan cuma untuk tim besar,
pemula juga bisa mulai dari sederhana.

Dengan sistem yang jelas,
desain kamu akan terlihat jauh lebih profesional.

baca artikel sebelumnya:

UX Writing dalam UI/UX: Cara Menulis Teks yang Jelas, Singkat, dan Membantu Pengguna by Fitria Ramadani